Daihatsu Surabaya

JUJUM PURNOMO
SALES EXECUTIVE DAIHATSU
PROMO HARGA DAIHATSU
BBM: D7C7C00C
Hot News

Berita

Daihatsu Grand Max Masih Jadi Andalan Saat Pasar Automotif Stagnan

Daihatsu mencermati pasar lima bulan di 2016 dengan cukup baik. Terbukti dengan raihan wholesales 72.782 unit (pangsa pasar 16,5%), atau turun 3% dari lima bulan 2015 sebesar 74.658 unit (pangsa pasar 16,8%).

Sedangkan retailsales meraih 72.607 unit (pangsa pasar 16,8%), atau  naik 3% dibandingkan periode yang sama di 2015 sebesar 70.169 unit (pangsa pasar 16,2%). Pencapaian ini menunjukkan bagaimana Daihatsu mengelola pasar dengan baik dengan menyeimbangkan pipa distribusi wholesales dan retailsales.

Selengkapnya wholesales Daihatsu pada Januari-Mei 2016 berturut-turut disumbang oleh Gran Max, sebesar 24.327 unit atau 33.4%. Terdiri dari Gran Max Pick Up 17.917 unit atau 24,6% dan Gran Max Minibus 6.410 unit atau 8.8%.

Selanjutnya Astra Daihatsu Ayla sebesar 20.950 unit atau 28.8%. Menyusul Great New Xenia, sebesar 18.584 unit atau 25.5%. Berikutnya adalah Daihatsu Terios sebesar 5.928 unit atau 8.1%, Daihatsu Luxio meraih 1.771 unit atau 2.4% dan Daihatsu Sirion 1.220 unit atau 1.7%.

“Kami bersyukur, melewati 5 bulan perdana 2016 Daihatsu berhasil menyeimbangkan pipa distribusi dengan baik sesuai dengan pertumbuhan pasar domestik. Kami optimis penjualan Daihatsu akan terus tumbuh, seiring dengan peningkatan kualitas produk dan layanan Daihatsu,” ungkap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor dalam keterangan resminya Jumat (10/6/2016).

Sedangkan retailsales Daihatsu Januari – Mei 2016, kontribusi terbesar diduduki oleh Daihatsu Gran Max sebesar 24.371 unit atau 33.6%. Terdiri dari Gran Max Pick Up 18.379 unit atau 25.3% dan Gran Max Mini Bus 5.992 unit atau 8.3%.

Menyusul Astra Daihatsu Ayla, menyumbang 20.025 unit atau 27.6%. Great New Xenia di posisi ketiga menyumbang 19.013 unit atau 26.2%. Selanjutnya Daihatsu Terios 5.900 unit atau 8.1%, Daihatsu Luxio sebesar 1.862 unit atau 2.6% dan Daihatsu Sirion 1.435 unit atau 2%.