Daihatsu Surabaya

JUJUM PURNOMO
SALES EXECUTIVE DAIHATSU
PROMO HARGA DAIHATSU
BBM: D7C7C00C
Hot News

Berita

Indonesia Pasar Terbesar Daihatsu di Dunia

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengklaim penjualan sepanjang 2016 mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah kehadirannya di Indonesia. Bahkan, terbesar di antara negara lain yang menjual Daihatsu di seluruh dunia. Sepanjang periode 12 bulan di tahun lalu, penjualan secara wholesales tercatat 189.683 unit atau naik 13 persen dibanding periode sama pada 2015, dengan pencapaian 167.808 unit. Sedangkan retail naik 16 persen dari 166.567 unit menjadi 192.410 unit.

"Kita juga mendapatkan apresiasi dari prinsipal, karena terbesar di dunia penjualannya untuk tahun lalu. Begitu juga tertinggi sepanjang sejarah kami di Indonesia," ujar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM di Gorontalo, Jumat (20/1/2017) malam. Amel melanjutkan, model yang menjadi penyumbang terbesar penjualan dari pabrik ke diler, yaitu Xenia 44.720 unit atau naik 23,6 persen, Ayla meningkat 20,6 persen menjadi 39.087 unit, Gran Max pikap melonjak 20 persen atau 37.996 unit, dan terakhir Sigra 31.939 unit.

Sementara penjualan dari diler ke konsumen, kata Amel tidak jauh berbeda dengan wholesales. Empat penopang utamanya, masih Xenia 48.072 unit, Gran Max pikap 42.625 unit, Ayla 40.300 unit, dan Sigra 24.624 unit.
Target 2017
Dijelaskan Amel, untuk tahun ini perusahaan juga tidak muluk-muluk. Merek asal Jepang itu menargerkan sama seperti penjualan tahun lalu, yaitu 192.410 unit. "Kita selalu berendah hati dalam menentukan target. Kalau target bisa lebih dari angka yang ditentukan itu bagus, tetapi kalau tidak miniminal kita bisa sama seperti tahun lalu," kata Amel.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Division Head, PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (DSO) menambahkan, perusahaan juga masih menunggu pengumuman target dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Angka itu akan dijadikan patokan pasar tahun ini. "Kita belum tahu pasarnya akan seperti apa tahun ini, kita menunggu Gaikindo dulu. Tetapi, kita harapkan bisa lebih baik dari tahun lalu, karena berbagai sektor seperti tambang, dan lain sebagainya sudah mulai pulih," ujar Hendrayadi di tempat sama.